Rossi disebut-sebut Ingin Marquez dan Divizioso Bersatu di Honda

Pebalap legendaris Yamaha, Valentino Rossi, diisukan berharap bahwa Andrea Divizioso hengkang dari Ducati dan bergabung di Honda dengan Marc Marquez pada MotoGP 2019.

Ingin Dapatkan Keuntungan

Disinyalir Rossi yang baru saja taken perpanjangan kontrak selama 2 tahun bersama dengan Yamaha ini masih berambisi untuk meraih titel juara dunia yang ke-10 sepanjang karirnya. Dengan perpanjangan kontrak 2 tahun ini, Rossi pun semakin bersemangat membicarakan kemungkinan apa yang bisa terjadi di musim depan.

Seperti yang dilansir dari CNN Indonesia, Rossi disebut-sebut ingin sekali Divizioso keluar dari Ducati kemudian bergabung dengan Honda bersama Marc Marques. Apabila hal tersebut terjadi maka diyakini Rossi bisa mendapatkan keuntungan karena adanya 2 orang lawan paling kuat yang ada dalam satu tim. Dua lawan tersebut diprediksi bisa menimbulkan potensi friksi yang ada di antara keduanya. Apabila Marquez dan juga Divizioso nantinya sering sekali bersaing di Honda maka Rossi dinilai bisa mengambil keuntungan dari hal itu.

Divizioso Masih Memprioritaskan Ducati

Sementara itu, Divizioso sendiri belum juga membicarakan masa depannya dengan Ducati. Dikabarkan pelabap asli Italia ini menginginkan adanya kenaikan nilai kontrak setelah dirinya tampil sensasional pada musim 2017.

Dan untuk Honda, mereka telah menggenggam Marquez untuk 2 musim ke depan akan tetapi masih juga menahan pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Dani Pedrosa. Hal ini lah yang lalu mendorong spekulasi Honda ingin pebalap baru untuk mendampingi Marquez.

Selain Honda, pebalap asal Italia ini juga dikaitkan dengan Suzuki. Akan tetapi juara dari MotoGP Qatar musim ini tersebut tetap saja memprioritaskan pembicaraan dengan Ducati terlebih dahulu. Sekarang ini, Divizioso adalah pebalap terbaik yang dimiliki oleh Ducati. Bahkan dirinya mengungguli Jorge Lorenzo yang mana telah 3 kali juara dunia MotoGP di bawah arahan Yamaha.

Divizioso sendiri pasalnya sukses memenangi GP Qatar sesudah dirinya menaklukkan Marquez dalam duel pada lap yang terakhir. Sementara itu juga, Rossi harus terima berada di posisi ketiga di seri pertama MotoGP pada musim ini. Seri kedua MotoGP dijadwalkan berlangsung pada tanggal 9 April mendatang di Argentina.

Sindiran Kocak Rossi

Rossi pasalnya juga menyindir Marc Marquez dengan melakukan gerakan lucu usai balapan MotoGP Qatar pada hari Minggu (18/3) kemarin. Rossi beranggapan bahwasanya Marquez tak mungkin bisa mengalahkan Divizioso pada tikungan terakhir.

Seperti yang diketahui, nampaknya MotoGP Qatar 2018 yang berlangsung hari Minggu kemarin di Sirkuit Internasional Losail masih juga menyisakan beberapa cerita yang menarik. Salah satunya adalah Rossi tertangkap kamera menyindir Marquez saat sang juara bertahan MotoGP tersebut menjelaskan manuver tikungan ratu gaming terakhir di balapan yang berlangsung di Sirkuit Losail tersebut.

Saat Marquez tengah berbicara pada media di tengah-tengah konferensi pers, Rossi pun memanggil Divizioso kemudian seakan-akan mengatakan, “Ia tak mungkin bisa mengalahkanmu di tikungan terakhir karena ia selalu melebar.” Saat berbicara seperti itu, ia menggerak-gerakkan tangannya, seolah membuat gesture Marquez melebar pada tikungan terakhir. Divizioso sendiri hanya bisa tertawa saat melihat apa yang dilakukan oleh Rossi.

Namun Rossi mengaku bahwa dirinya menikmati jalannya persaingan Marquez dengan Divizioso pada laga MotoGP Qatar. Bahkan The Doctor mengaku ia berharap mereka melakukan kesalahan pada tikungan terakhir. Rencananya ia akan mendekat dengan mereka karena ia tahu Marquez akan mencoba menyalip Divizioso pada tikungan terakhir. Dan jika mereka melebar, ia bisa memanfaatkannya.